Yamaha menyempurnakan dominasi di kelas IP2 (110 cc) Indoprix. Setelah
Rafid Topan memastikan gelar untuk Yamaha di seri keempat, giliran
Fitriansyah Kete memenangi seri pamungkas di sirkuit Balipat Binuang,
Minggu (11/11/2012).
Kete menguasai dua race tanpa tersentuh
lawan-lawannya. Di race 1 Kete mencetak waktu terbaik 25 menit 56,466
detik beda 3,319 detik di depan Anggi Permana dan 5,375 detik dengan
Denny Triyugo di posisi ketiga. Di race 2 Kete semakin mempertajam jarak
sampai 8,161 detik mengungguli HA Yudhistira di depannya.
Kemenangan
di Balipat menempatkan Kete di peringkat keempat klasemen akhir IP2.
Peringkat teratas Rafid Topan yang sudah memastikan diri juara di seri
keempat. Posisi kedua Yudhistira dan ketiga Sudarmono. Yamaha lima tahun
beruntun jadi juara umum kelas IP2 (2008 hingga 2012).
Sementara
di kelas IP1 (125 cc), Yudhistira jadi juara umum setelah mengumpulkan
120 poin dari hasil finis kedua di race 1 dan terdepan di race 2. Sigit
PD di posisi kedua dan ketiga Denny Triyugo. Saat race Sigit kurang
maksimal karena kondisi badan tidak fit meskipun berpeluang besar juara
karena menempati pole position.
"Sukses gelar Yamaha di IP1 dan
runner-up IP2 menunjukkan keperkasaan Yamaha di ajang tertinggi road
race nasional, yang merupakan buah dari pembinaan berjenjang dan
tempaan matang. Hasilnya prestasi emas yang ditorehkan pebalap-pebalap
Yamaha saat menggapai puncak kompetisi nasional seperti Indoprix," papar
Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.
- Hasil IP1 (125 cc) Seri Terakhir Indoprix 2012
1. Denny Triyugo (Astra Motor Racing Team) 38 poin
2. HA Yudhistira (Kawasaki KYT ELF IRC Rextor Manual Tech) 36 poin
3. Irwan Ardiansyah (Gandasari Nissin Pertamina INK) 27 poin
- Hasil IP2 (110 cc) Seri Terakhir Indoprix 2012
1. Fitriansyah Kete (NHK IRC Lanay Jaya) 50 poin
2. Anggi Permana Putra (Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya) 36 poin
3. HA Yudhistira (Kawasaki KYT ELF IRC Rextor Manual Tech) 28 poin
- Klasemen Akhir Indoprix 2012
IP 125cc
1. HA Yudhistira (Kawasaki KYT ELF IRC Rextor Manual Tech) 120 poin
2. Sigit PD Yamaha (Yamalube TDR FDR Yonk Jaya) 104 poin
3. Denny Triyugo (Astra Motor Racing Team) 103 poin
IP 110cc
1. Rafid Topan Sucipto (Yamaha Yamalube Nissin KYT Tunggal Jaya) 141 poin
2. HA Yudhistira (Kawasaki KYT ELF IRC Rextor Manual Tech) 117 poin
3. Sudarmono (Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya) 95 poin
Senin, 12 November 2012
Minggu, 11 November 2012
Rafid Topan Selesaikan Debut Pedana Di Moto2
Rafid Topan Selesaikan Debut Pedana Di Moto2
November 12, 2012Di seri pamungkas Moto2 Valencia, Minggu (11/11), Rafid Topan tampil menggantikan Anthony West yang tersandung kasus doping.
Sejak latihan bebas, penampilan perdana Rafid Topan masih sering terjatuh. Hingga akhirnya dia harus memulai balapan dari posisi 30.
Di balapan yang berlangsung dalam kondisi basah, pebalap Indonesia ini sempat beberapa kali menyodok ke posisi 28 dari 33 pebalap Moto2. Sayang posisi itu tak bisa dipertahankan karena dia sering melebar hingga pebalap di belakangnya berhasil merebut posisinya.
Sayangnya lagi, pada lap ke 16 dia terjatuh karena menabrak pebalap di depannya saat berusaha melewatinya dari sisi dalam.
Meski sempat melanjutkan balapan, tapi Rafid Topan kehilangan banyak waktu karena harus masuk paddock. Dia pun tertinggal 2 putaran dari juara Moto2 Marc Marquez.
Besok (12/11) Rafid Topan akan mengikuti sesi tes resmi bersama tim Qatar Motor & Motorcycle Federation (QMMF) sebagai persiapan balapan musim 2013 mendatang. Tahun depan, Rafid Topan Sucipto akan mengikuti seluruh seri Moto2
Rafid Topan Sucipto, Beda 1,5 Detik Setiap Lap Dengan Juara Moto2, Nyali Oke!
Gila
Coy si Marc Marquez. Meski sudah juara dunia 2012, ia tetap tampil
kesetanan di home race-nya dan mejuarai Moto2 GP Valencia, Spanyol
(Minggu (11/11). Lebih gelo start dari urutan 33 alias di belakang Rafid
Topan Sucipto yang di grid 3
1. Topan yang mau belajar darinya hanya sekedip saja melihatnya. Ya, sudah dia layak juara dan layak ke MotoGP 2013.
Topan, jatuh bangun meraih mimpi
Tapi sama edan lagi dengan yang dilakukan Rafid Topan Sucipto. Bukan edan karena dia menghilang di lap 16, lantas masuk lagi ke sirkuit. Saat kembali telah ketinggalan 3 menit alias sudah di overlap. Tapi dari stastik sebelum jatuh, Topan sangat lumayan. “Dia ke-28 dalam fastest lap dan ke-22 untuk top speed. Topan terlalu bernafsu sehingga terpeleset,” kabar Dian Dilato, manajer Topan lewat bbm dari Valencia.
Kecuali dengan Marquez dia ketinggalan 2 detik setiap lap. Dengan Julian Simon yang memimpin lomba sejak awal Moto2 dan dikejar Marquez di last lap, Topan rata-rata hanya ketinggalan 1,5 detik. Walau Simon mencetak 1'47.327, itu fastest lap yang hanya dilakukan sekali. Sedang Topan konsisten dengan 1 menit 49 detik koma sekian sampai 50. Puncaknya Topan mencetak 1'49.024. Catatan itu mengalahkan Simone Corse yang namanya sudah mendunia.
Berlomba dalam keadaan sirkuit lembab, Topan masih ada nyali mengembangkan kecepatan puncaknya. Dia cetak 256.0 km/jam, angka itu ke-22 untuk urusan top speed. “Justru di top speed ini, dia dipuji tim QMMF Racing Team. Tapi dia lupa dengan semakin kencang pada sirkuit lembab akan sulit mengerem halus,” tambah Dian yang bercerita penyebab gagalnya Topan di lap 16.
Dengan modal itu Topan sebenarnya telah menyodok Rathapak Wilairot dari Thailand. Dan bertahan sampai lima lap berada di posisi ke-28 dan terus melorot. Sayang, namanya juga baru sekali tampil antara gugup dan ingin mencetak yang terbaik sudah campur aduk. Dia ingin seperti Syarin Hafizh (Malaysia) yang mencetak hasil bagus di Malaysia dalam kondisi hujan. Sebelumnya Hafizh sudah terbiasa dengan kempetisi Moto2 di Spanyol dan di Sepang tampil di depan publiknya.
terus berjuang mas brow topan kami yakin anda pasti lebih baik dari DOTA.
Topan, jatuh bangun meraih mimpi
Tapi sama edan lagi dengan yang dilakukan Rafid Topan Sucipto. Bukan edan karena dia menghilang di lap 16, lantas masuk lagi ke sirkuit. Saat kembali telah ketinggalan 3 menit alias sudah di overlap. Tapi dari stastik sebelum jatuh, Topan sangat lumayan. “Dia ke-28 dalam fastest lap dan ke-22 untuk top speed. Topan terlalu bernafsu sehingga terpeleset,” kabar Dian Dilato, manajer Topan lewat bbm dari Valencia.
Kecuali dengan Marquez dia ketinggalan 2 detik setiap lap. Dengan Julian Simon yang memimpin lomba sejak awal Moto2 dan dikejar Marquez di last lap, Topan rata-rata hanya ketinggalan 1,5 detik. Walau Simon mencetak 1'47.327, itu fastest lap yang hanya dilakukan sekali. Sedang Topan konsisten dengan 1 menit 49 detik koma sekian sampai 50. Puncaknya Topan mencetak 1'49.024. Catatan itu mengalahkan Simone Corse yang namanya sudah mendunia.
Berlomba dalam keadaan sirkuit lembab, Topan masih ada nyali mengembangkan kecepatan puncaknya. Dia cetak 256.0 km/jam, angka itu ke-22 untuk urusan top speed. “Justru di top speed ini, dia dipuji tim QMMF Racing Team. Tapi dia lupa dengan semakin kencang pada sirkuit lembab akan sulit mengerem halus,” tambah Dian yang bercerita penyebab gagalnya Topan di lap 16.
Dengan modal itu Topan sebenarnya telah menyodok Rathapak Wilairot dari Thailand. Dan bertahan sampai lima lap berada di posisi ke-28 dan terus melorot. Sayang, namanya juga baru sekali tampil antara gugup dan ingin mencetak yang terbaik sudah campur aduk. Dia ingin seperti Syarin Hafizh (Malaysia) yang mencetak hasil bagus di Malaysia dalam kondisi hujan. Sebelumnya Hafizh sudah terbiasa dengan kempetisi Moto2 di Spanyol dan di Sepang tampil di depan publiknya.
terus berjuang mas brow topan kami yakin anda pasti lebih baik dari DOTA.
HASIL INDOPRIX ROUND FINAL 2012 DI SIRCUIT BALIPAT BINUANG KALIMANTAN SELATAN.
Balipat, 11 November 2012
IP125 cc
IP 110 CC
IP125 cc
| Pos. | Comp. | Rider | Pengprov. | Team | Motorcycle | RACE 1 | RACE 2 | TOTAL | ||||||||
| 1 | 96 | DENNY TRIYUGO LAKSONO | JATIM | ASTRA MOTOR RACING TEAM | HONDA | 25 | 13 | 38 | ||||||||
| 2 | 33 | H.A. YUDHISTIRA | KALSEL | KAWASAKI KYT ELF IRC REXTOR MANUAL TECH | KAWASAKI | 11 | 25 | 36 | ||||||||
| 3 | 75 | IRWAN ARDIANSYAH | DIY | GANDASARI NISSIN PERTAMINA INK | YAMAHA | 20 | 7 | 27 | ||||||||
| 4 | 25 | M. RICKY ANANDA NAFARIN | KALSEL | HRVRT BGM-HBM | YAMAHA | 4 | 20 | 24 | ||||||||
| 5 | 23 | GUPITA KRESNA WARDHANA | DIY | KAWASAKI KYT ELF IRC REXTOR MANUAL TECH | KAWASAKI | 13 | 11 | 24 | ||||||||
| 6 | 93 | FITRIANSYAH KETE | KALTIM | NHK IRC LANAY JAYA | YAMAHA | 0 | 16 | 16 | ||||||||
| 7 | 21 | OWIE NURHUDA | JABAR | HONDA MS NISSIN TOP 1 KYT FDR DENSO TDR | HONDA | 16 | 0 | 16 | ||||||||
| 8 | 26 | M. NURGIANTO | DKI | HONDA OEI CONNECTION INK FEDERAL OIL IRC | HONDA | 6 | 8 | 14 | ||||||||
| 9 | 61 | FERLANDO HERDIAN | BENGKULU | YAMAHA YAMALUBE NISSIN KYT TUNGGAL JAYA | YAMAHA | 9 | 5 | 14 | ||||||||
| 10 | 77 | ISWANDI MUIS | SULSEL | HONDA WAHANA DUNIA MOTOR FEDERAL OIL | HONDA | 7 | 4 | 11 | ||||||||
| 11 | 76 | HENDRIANSYAH | DIY | HRVRT BGM-HBM NISSIN KYT YAMALUBE | YAMAHA | 0 | 10 | 10 | ||||||||
| 12 | 8 | GERRY SALIM | JATIM | HONDA BANTEN NHK NISSIN FDR | HONDA | 10 | 0 | 10 | ||||||||
| 13 | 150 | WILLY HAMMER | SULSEL | MPM PUTRA RINJANI KRIDA IRC NHK | HONDA | 0 | 9 | 9 | ||||||||
| 14 | 45 | DEDY FERMADI | DIY | HONDA TUNAS JAYA FEDERAL OIL KYT | HONDA | 8 | 0 | 8 | ||||||||
| 15 | 124 | ANDY FARHAT | SULSEL | SUZUKI TOP 1 BRT KYT FDR CHIA FELIX | SUZUKI | 0 | 6 | 6 | ||||||||
| 16 | 35 | I GDE ARYA KURNIAWAN | BALI | DAYA PKG NHK AHRS DAYTONA | HONDA | 5 | 0 | 5 | ||||||||
| 17 | 3 | WAHYU WIDODO | JABAR | HONDA OEI CONNECTION INK FEDERAL OIL IRC | HONDA | 2 | 2 | 4 | ||||||||
| 18 | 63 | SIGIT PD. | DIY | YAMAHA YAMALUBE TDR FDR NHK YONK JAYA | YAMAHA | 0 | 3 | 3 | ||||||||
| 19 | 92 | FLORIANUS ROY | DIY | YAMAHA YAMALUBE TDR FDR NHK YONK JAYA | YAMAHA | 3 | 0 | 3 | ||||||||
| 20 | 119 | ASEP KANCIL MAULANA | JABAR | YAMAHA YAMALUBE KYT SND | YAMAHA | 0 | 1 | 1 | ||||||||
| 21 | 108 | ADI RUDIANTO | JABAR | YAMAHA YAMALUBE NHK TDR SENTRAL MANDIRI | YAMAHA | 1 | 0 | 1 | ||||||||
| NP | 11 | TEDY PERMANA | SUMSEL | YAMAHA NINOS ENEOS NHK FDR | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 16 | RIMONAQ FRANANDUS | KALTIM | NHK IRC LANAY JAYA | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 17 | ALHDILA EKA DHARMA | JATIM | HONDA DAYA DENSO CASTROL SHOWA NHK JAYADI | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 19 | WAWAN HERMAWAN | JABAR | ASTRA MOTOR RACING TEAM | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 54 | SUDARMONO | DIY | YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 69 | DIYA UDUD | KALSEL | HONDA DAYA DENSO CASTROL SHOWA NHK JAYADI | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 80 | ACHMAD KOHAR | BANTEN | SUZUKI TOP 1 BRT KYT FDR CHIA FELIX | SUZUKI | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 86 | OCKY LUKMAN S. | JABAR | HONDA BANTEN NHK NISSIN FDR | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 99 | DELLU AGUNG | DKI | DAYA PKG NHK AHRS DAYTONA | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 112 | I KETUT MADIASTA | BALI | YAMAHA YAMALUBE NHK TDR SENTRAL MANDIRI | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 158 | ANGGI PERMANA P. | JABAR | YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| Pos. | Comp. | Rider | Pengprov. | Team | Motorcycle | RACE 1 | RACE 2 | TOTAL | ||||||||
| 1 | 93 | FITRIANSYAH KETE | KALTIM | NHK IRC LANAY JAYA | YAMAHA | 25 | 25 | 50 | ||||||||
| 2 | 158 | ANGGI PERMANA P. | JABAR | YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA | YAMAHA | 20 | 16 | 36 | ||||||||
| 3 | 33 | H.A. YUDHISTIRA | KALSEL | KAWASAKI KYT ELF IRC REXTOR MANUAL TECH | KAWASAKI | 8 | 20 | 28 | ||||||||
| 4 | 96 | DENNY TRIYUGO LAKSONO | JATIM | ASTRA MOTOR RACING TEAM | HONDA | 16 | 7 | 23 | ||||||||
| 5 | 76 | HENDRIANSYAH | DIY | HRVRT BGM-HBM NISSIN KYT YAMALUBE | YAMAHA | 6 | 13 | 19 | ||||||||
| 6 | 25 | M. RICKY ANANDA NAFARIN | KALSEL | HRVRT BGM-HBM | YAMAHA | 10 | 6 | 16 | ||||||||
| 7 | 54 | SUDARMONO | DIY | YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA | YAMAHA | 11 | 4 | 15 | ||||||||
| 8 | 75 | IRWAN ARDIANSYAH | DIY | GANDASARI NISSIN PERTAMINA INK | YAMAHA | 5 | 9 | 14 | ||||||||
| 9 | 12 | HADI WIJAYA | KALBAR | YAMAHA YAMALUBE NISSIN KYT TUNGGAL JAYA | YAMAHA | 13 | 0 | 13 | ||||||||
| 10 | 8 | GERRY SALIM | JATIM | HONDA BANTEN NHK NISSIN FDR | HONDA | 7 | 5 | 12 | ||||||||
| 11 | 3 | WAHYU WIDODO | JABAR | HONDA OEI CONNECTION INK FEDERAL OIL IRC | HONDA | 0 | 11 | 11 | ||||||||
| 12 | 19 | WAWAN HERMAWAN | JABAR | ASTRA MOTOR RACING TEAM | HONDA | 1 | 10 | 11 | ||||||||
| 13 | 86 | OCKY LUKMAN S. | JABAR | HONDA BANTEN NHK NISSIN FDR | HONDA | 9 | 0 | 9 | ||||||||
| 14 | 35 | I GDE ARYA KURNIAWAN | BALI | DAYA PKG NHK AHRS DAYTONA | HONDA | 0 | 8 | 8 | ||||||||
| 15 | 26 | M. NURGIANTO | DKI | HONDA OEI CONNECTION INK FEDERAL OIL IRC | HONDA | 4 | 3 | 7 | ||||||||
| 16 | 108 | ADI RUDIANTO | JABAR | YAMAHA YAMALUBE NHK TDR SENTRAL MANDIRI | YAMAHA | 3 | 0 | 3 | ||||||||
| 17 | 61 | FERLANDO HERDIAN | BENGKULU | YAMAHA YAMALUBE NISSIN KYT TUNGGAL JAYA | YAMAHA | 0 | 2 | 2 | ||||||||
| 18 | 21 | OWIE NURHUDA | JABAR | HONDA MS NISSIN TOP 1 KYT FDR DENSO TDR | HONDA | 2 | 0 | 2 | ||||||||
| 19 | 69 | DIYA UDUD | KALSEL | HONDA DAYA DENSO CASTROL SHOWA NHK JAYADI | HONDA | 0 | 1 | 1 | ||||||||
| NP | 11 | TEDY PERMANA | SUMSEL | YAMAHA NINOS ENEOS NHK FDR | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 16 | RIMONAQ FRANANDUS | KALTIM | NHK IRC LANAY JAYA | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 23 | GUPITA KRESNA WARDHANA | DIY | KAWASAKI KYT ELF IRC REXTOR MANUAL TECH | KAWASAKI | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 27 | HARLAN FADHILLAH | DKI | SUZUKI CARGLOSS AHRS IRC | SUZUKI | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 45 | DEDY FERMADI | DIY | HONDA TUNAS JAYA FEDERAL OIL KYT | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 57 | HOKKY KRISDIANTO | JATENG | HONDA TUNAS JAYA FEDERAL OIL KYT | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 63 | SIGIT PD. | DIY | YAMAHA YAMALUBE TDR FDR NHK YONK JAYA | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 77 | ISWANDI MUIS | SULSEL | HONDA WAHANA DUNIA MOTOR FEDERAL OIL | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 79 | DERI IRFANDI | SUMUT | HONDA WAHANA DUNIA MOTOR FEDERAL OIL | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 92 | FLORIANUS ROY | DIY | YAMAHA YAMALUBE TDR FDR NHK YONK JAYA | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 119 | ASEP KANCIL MAULANA | JABAR | YAMAHA YAMALUBE KYT SND | YAMAHA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 124 | ANDY FARHAT | SULSEL | SUZUKI TOP 1 BRT KYT FDR CHIA FELIX | SUZUKI | 0 | 0 | 0 | ||||||||
| NP | 150 | WILLY HAMMER | SULSEL | MPM PUTRA RINJANI KRIDA IRC NHK | HONDA | 0 | 0 | 0 | ||||||||
Kamis, 08 November 2012
Lihat Sisi Positif Topan ke Moto2
Judiarto : Lihat Sisi Positif Topan ke Moto2!
A Judiarto, Ketua Pengprov IMI DKI Jakarta (kiri) dan Rafid Topan Sucipto pembalap nasional (kanan)
Namun A. Judiarto selau Ketua Pengprov IMI DKI Jakarta menegaskan bahwa terpilihnya Topan adalah langkah besar IMI untuk membawa pembalap bertalenta nasional di ajang dunia. Jadi tidak hanya jago di kandang saja.
“Saya harap semua pihak yang terlibat dalam karir Topan harus melihat sisi positif mengapa ia harus memilih menerima tawaran berkarir mulai di seri terakhir Moto2 2012 dan semusim penuh untuk Moto2 2013. Ini adalah kesempatan langka yang tidak datang begitu saja, makanya harus dimanfaatkan oleh pembalap yang mendapat tawaran,” tegas Judiarto.
“Tentang kontraknya yang belum habis untuk membalap di seri yang tersisa Indoprix 2012 di Binuang, harusnya itu mendapat permakluman dari pihak yang terkait. Lho kan Topan ke Moto2 bawa nama negara, harusnya kita dukung dong! lagi pula kita tidak akan tahu sampai dimana kemampuan dia yang sebenarnya kalau tidak berkiprah di ajang lebih tinggi lebih cepat,” tukasnya.
Langkah Judiarto dan Bambang Gunardi selaku Kabid Olahraga Roda Dua PP IMI dalam memperjuangkan Topan ke Moto2 bersama tim QMMF, tentunya tidak akan berhenti sebatas pembalap itu berlaga di Moto2 saja. Bambang Gunardi yang akrab disapa dengan BG itu, sudah mempertaruhkan namanya sendiri ke tim QMMF, yang memang punya kedekatan khusus.
Paling tidak dengan dukungan semua pihak, ia berharap Topan mampu memberikan bukti nyata bahwa ia bisa memanfaatkan kesempatan tersebut meraih hasil bagus. Apalagi motor tim QMMF adalah motor yang bisa bertarung meraih posisi finish di podium.
Yah, berharap saja pembalap asal DKI Jakarta itu mampu memberikan yang terbaik pada laga perdananya sebagai pembalap pengganti di Moto2 Valencia akhir pekan ini dan musim 2013 nanti
Judiarto Harap Pemerintah Mendukung Kiprah Topan di Moto2!
Judiarto Harap Pemerintah Mendukung Kiprah Topan di Moto2!
Ngomong-ngomong tentang karir Topan di Moto2, bisa dipastikan bakal membutuhkan banyak dana agar ia bisa tampil lebih termotivasi. Pasalnya hingga sekarang, sokongan dana murni ditanggung oleh pihak tim QMMF yang merupakan tim balap Qatar.
“Hingga saat ini kami masih mencari jalan agar ada pengusaha besar yang ingin berinvestasi pada pembalap yang kita kirim ke Moto2 yaitu Rafid Topan. Semoga dalam waktu dekat sudah ada kejelasan,” optimis Bambang Gunardi selaku Kabid Olahraga Roda Dua PP IMI.
Tidak jauh berbeda dengan A. Judiarto selaku Ketua Pengprov IMI DKI Jakarta yang memberikan dukungan terbesar kepada Topan. Ia malah berharap pemerintah harus ambil bagian. Apalagi Topan berangkat ke Moto2 mengatas namakan nasionalisme.
“Dana memang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kiprah seorang pembalap ke ajang dunia. Untuk wilayah DKI Jakarta sendiri, saya sudah mengusulkan agar pemerintah DKI mau mengeluarkan dana khusus untuk olahraga balap motor kepada Topan,” timpal Judiarto.
“Bicara masalah dana, birokrasi juga punya dana untuk ajang pembinaan olahraga balap. Dari pada tidak jelas dana tersebut lari kemana, mending dialokasikan buat Topan yang akan menjalani kompetisi di tingkat dunia. Toh, Topan juga sudah memberikan prestasi kebanggaan dua medali emas di ajang PON (Pekan Olahraga Nasional) di Riau beberapa bulan lalu untuk nama DKI Jakarta. Sekarang pemerintah DKI dong harus memberikan dukungan penuh bagi Topan yang tengah bertarung di ajang dunia,” imbuhnya.
Harapan BG (Bambang Gunardi) dan Judiarto, seharusnya dipertimbangkan sepenuhnya. Sebab siapa lagi yang akan memberikan dukungan besar pada Topan jika bukan pemerintah sendiri dan para pengusaha swasta yang ingin punya nama besar di ajang dunia. (otosport.co.id)
polemik kepergian topan ke moto2
Didaulatnya
Rafid Topan Sucipto sebagai pembalap pengganti di tim QMMF memang bakal
membawa nama Indonesia untuk berkiprah di ajang balap dunia Moto2.
Namun di sisi lain, ada beberapa pihak yang merugi dengan naiknya
pembalap berusia 17 tah
un itu ke ajang balap Moto2, yaitu Yamaha dan tim Yamaha Tunggal Jaya.
Perhelatan Indoprix seri terakhir yang bakal terselenggara di Binuang, Kalimantan Selatan (11/11) akhir pekan nanti, dipastikan bakal berlangsung tanpa kehadiran Topan. Bahkan Supriyanto sebagai Manajer Motorsport Yamaha Indonesia dan Rudyanto Widjaya sebagai pemilik tim Yamaha Tunggal Jaya (tim yang membawahi Topan di Indoprix), cukup kecewa dengan keputusan yang diambil oleh Topan.
“Kesepakatan dengan Topan untuk menyelesaikan musim ini hingga ke seri terakhir harus berakhir karena ia memilih untuk berkiprah di Moto2. Hal yang cukup membuat kami kaget karena ia akan jadi pembalap pengganti Anthony West yang terkena kasus doping. Secara nasionalisme kami sangat senang, tapi kesepakatan kontrak tetap harus diutamakan,” beber Supriyanto.
“Sesuai dengan MoU yang kami sepakati, ya jelas ia akan dikenakan sanksi. Namun seperti apa sanksi yang akan ia terima, ya mungkin akan kami bicarakan lebih lanjut,” lanjut Supriyanto.
Tidak berbeda dengan Supriyanto, Rudyanto Widjaya sebagai bos tim yang menaungi Topan pun angkat bicara. “Ya terus terang saja, saya enggak tahu mau bertindak apa setelah Topan memilih untuk berangkat ke Moto2 sementara tugasnya di Indoprix masih tersisa 1 seri lagi. Saya senang karena ia membawa nama negara, tapi ya kecewa karena menyalahi kontrak dengan kami dan Yamaha,” keluh Rudy.
Supriyanto dan Rudy pun sepakat untuk tetap menjalankan sanksi kepada Topan karena menyalahi MoU (kesepakatan) yang ada. “Topan sudah berangkat tadi malam. Sebelumnya ia sudah meminta ijin kepada kami dan Yamaha. Ya kami sudah memberikan pandangan begitu pun dengan Yamaha, tapi ia tetap lebih memilih berkarir di Moto2. Ya sudahlah kita juga enggak bisa ngapa-ngapain lagi!” ketus Rudy. (otosport.co.id)
Perhelatan Indoprix seri terakhir yang bakal terselenggara di Binuang, Kalimantan Selatan (11/11) akhir pekan nanti, dipastikan bakal berlangsung tanpa kehadiran Topan. Bahkan Supriyanto sebagai Manajer Motorsport Yamaha Indonesia dan Rudyanto Widjaya sebagai pemilik tim Yamaha Tunggal Jaya (tim yang membawahi Topan di Indoprix), cukup kecewa dengan keputusan yang diambil oleh Topan.
“Kesepakatan dengan Topan untuk menyelesaikan musim ini hingga ke seri terakhir harus berakhir karena ia memilih untuk berkiprah di Moto2. Hal yang cukup membuat kami kaget karena ia akan jadi pembalap pengganti Anthony West yang terkena kasus doping. Secara nasionalisme kami sangat senang, tapi kesepakatan kontrak tetap harus diutamakan,” beber Supriyanto.
“Sesuai dengan MoU yang kami sepakati, ya jelas ia akan dikenakan sanksi. Namun seperti apa sanksi yang akan ia terima, ya mungkin akan kami bicarakan lebih lanjut,” lanjut Supriyanto.
Tidak berbeda dengan Supriyanto, Rudyanto Widjaya sebagai bos tim yang menaungi Topan pun angkat bicara. “Ya terus terang saja, saya enggak tahu mau bertindak apa setelah Topan memilih untuk berangkat ke Moto2 sementara tugasnya di Indoprix masih tersisa 1 seri lagi. Saya senang karena ia membawa nama negara, tapi ya kecewa karena menyalahi kontrak dengan kami dan Yamaha,” keluh Rudy.
Supriyanto dan Rudy pun sepakat untuk tetap menjalankan sanksi kepada Topan karena menyalahi MoU (kesepakatan) yang ada. “Topan sudah berangkat tadi malam. Sebelumnya ia sudah meminta ijin kepada kami dan Yamaha. Ya kami sudah memberikan pandangan begitu pun dengan Yamaha, tapi ia tetap lebih memilih berkarir di Moto2. Ya sudahlah kita juga enggak bisa ngapa-ngapain lagi!” ketus Rudy. (otosport.co.id)
Langganan:
Postingan (Atom)



